MY STORY

Memulai Dari Rumah

Hari ini, tepat seminggu yang lalu, saya sudah bukan lagi merupakan karyawan dari sebuah perusahaan swasta. Dengan kata lain, sudah seminggu ini saya menyandang title sebagai ‘pengangguran’. Bukan, bukan karena saat ini sedang masa pandemi, yang mana seperti kebanyakan orang kurang beruntung di luar sana, yang diputuskan hubungan kerjanya oleh perusahaan.

Saya sendiri yang memilih untuk resign di masa-masa sulit seperti ini, tentu setelah melewati berbagai pertimbangan. Bukan juga karena saya sudah punya plan B atas apa yang akan saya lakukan setelah menyandang status ini. Saya hanya merasa i think it’s enough, and that’s all.

Memulai dari Rumah Sebagai Full Time Wife

Jujur, sejak saya masih duduk di bangku kuliah, saya semacam mensugesti diri saya di masa depan bahwa saya tidak ingin menjadi wanita karier. Saya berencana untuk resign dari kantor dan menjadi full time wife and mom atau part timer worker setelah menikah.

Bahkan saat melewati halte busway saat perjalanan pulang dari kampus, dan melihat ke-hectic-an orang-orang berseragam rapi, yang saya asumsikan sebagai pekerja kantoran, saya berdoa dalam hati “Ya Allah, aku gak mau kerja jauh-jauh sampe harus ngantri busway begitu.” Dan benar, Allah mengabulkan doa saya itu. Alhamdulillah saya mendapat pekerjaan yang tidak jauh dari rumah, hanya butuh waktu 15 menit untuk sampai kantor.

Ya, meskipun bukan merupakan perusahaan bonafit, tapi saya betah dan baru memutuskan resign setelah bekerja selama hampit lima tahun. Alasan utamanya tidak lain karena lokasi kantor yang dekat dengan rumah, sehingga tidak membutuhkan banyak waktu dan energi bagi saya untuk kerja setiap hari. As simple as that!

Dan setelah enam bulan menikah, saya pun akhirnya memutuskan untuk resign. Bersyukur, suami juga mendukung keputusan saya ini. Saya tekankan di sini, bahwa saya tidak bermaksud merasa lebih benar dengan memutuskan untuk menjadi full time wife atau mungkin nanti akan berkembang menjadi full time mom.

Tapi mempunyai lebih banyak waktu untuk keluarga adalah alasan utama saya memilih. Sekedar bocoran juga, saat ini saya dan suami sedang melakukan usaha serius untuk memiliki momongan. Mohon doanya kepada para pembaca yang mampir hehe.

Start From Home

Memulai aktif mengisi blog ini adalah hal pertama yang akan saya lakukan saat memutuskan untuk stay at home. Ini juga mungkin merupakan bentuk terima kasih saya kepada suami yang telah membelikan domain blog ini untuk saya. Sekaranglah saya merasa memiliki kewajiban untuk serius menekuni blog ini.

Kedepannya akan ada beberapa hal lain yang akan saya kerjakan yang dapat dibilang merupakan bagian dari mimpi-mimpi saya, yang menurut saya hanya akan dapat terwujud saat saya memiliki banyak waktu seperti saat ini. Saya juga akan berusaha menemukan apa yang saya cintai untuk saya lakukan di kehidupan saya, seperti apa yang dikatakan Steve Jobs

Bismillah, kegiatan lainnya akan saya update di blog ini. Tunggu di postingan-postingan selanjutnya ya! 🙂

Leave a Reply